Download Gambar [▼]

#infosolusilaktasi

*Breastmilk Jaundice*
.
Penyakit kuning terjadi karena pembentukan bilirubin di dalam darah, bilirubin merupakan pigmen kuning yang terbentuk dari pemecahan sel-sel darah merah yang sudah tua. Pemecahan sel-sel darah merah tersebut merupakan sesuatu yang normal, namun bilirubin yang terbentuk tidak selalu menyebabkan penyakit kuning karena bilirubin diolah oleh hati & dikirim ke usus. Bagaimanapun, bayi baru lahir sering mengalami perubahan kuning pada beberapa hari pertama karena enzim dihati yang bertugas mengolah bilirubin relatif belum matang. Ada sesuatu kondisi yang biasa disebut breastmilk jaundice (sakit kuning karena ASI). Tidak ada yang tau pasti penyebab breastmilk jaundice.
.
Untuk mendiagnosa hal ini, bayi paling tidak sudah berusia 1 minggu. Yang menarik adalah, banyak bayi yang mengalami breastmilk jaundice juga mengalami kuning fisiologis yang berlebihan. Breastmilk jaundice mengalami puncaknya pada hari ke 10-21, namun dapat berlanjut hingga 2-3 bulan. Breastmilk jaundice merupakan sesuatu yang normal.
.
Jika bayi benar-benar dalam keadaan baik dengan menyusu saja, tidak ada alasan apapun untuk menghentikan menyusui atau memberi tambahan asupan, meskipun asupan tersebut diberikan dengan alat bantu menyusui.
.
Untuk membantu mencegah kuning tidak bertambah parah, bayi membutuhkan ASI lebih banyak.
1. Bayi harus mulai menyusu sejak dini, segera setelah persalinan.
2. Bayi harus sering menyusu, tanpa dibatasi.
3. Bayi yang diberi ASI perah harus mendapat 20% ASI Perah tambahan.
.
Pemberian ASI sejak dini sangat membantu, karena bayi yang akan mendapatkan kolostrum. Kolostrum memiliki efek pencahar ringan, yang membantu membersihkan mekonium (kotoran pertama bayi yang berwarna gelap). Bilirubin dibuang melalui kotoran, sehigga kolostrum membantu sekaligus menyembuhkan kuning.
.
#solusi_breastmilkjaundice #breastfeeding #nursing #baby #bayu #newmom #newmother #newborn #health #motherhood #ASI #pejuangASI #ibuASI #busui #bumil #ibumenyusui #ibuhamil #solusilaktasi #laktasi #konselorlaktasimedan #dokterlaktasimedan #rscolumbiaasiamedan
@solusilaktasi